Penyebab Penyakit Katarak dan Cara Mengobatinya

Pengertian Penyakit Katarak

Penyakit Katarak adalah salah satu kerusakan pada mata yang ditandai dengan adanya kekeruhan pada lensa mata. Variasi kekeruhan tergantung tingkat kerusakan akibat katarak. biasanya berlangsung perlahan-lahan dan menyebabkan gangguan penglihatan (kabur) bahkan berpotensi menyebabkan kebutaan jika kekeruhan pada lensa terlalu tebal sehingga menghalangi jalan masuknya cahaya.

Penyakit katarak

Penyakit katarak

Katarak adalah penyebab utama kebutaan di dunia. Katarak juga dapat terjadi pada bayi dan anak-anak (katarak anak-anak), meski kemungkinannya sangat kecil. Penyakit ini umumnya ditemukan pada orang-orang lanjut usia dan dikenal sebagai katarak manula.

Di Indonesia, diperkirakan terdapat sekitar 210.000 penderita baru yang muncul setiap tahun. Dan lebih dari 50% kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak.

Menurut data WHO sekitar 48 % kebutaan disebabkan oleh katarak. Penyakit ini lebih dominan terjadi pada usia lanjut. Berbagai penelitian pun dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan metode pengobatan yang tepat untuk katarak. Di indonesia sendiri penyakit ini menjadi sorotan berbagai lembaga yang ikut berpartisipasi dalam penangan katarak. Apa saja faktor yang menyebabkan katarak? berikut pembahasan selengkapnya.

Jenis-Jenis Penyakit Katarak

  • Katarak Subkapsular : adalah jenis katarak yang biasanya terjadi pada bagian belakang lensa mata. Kondisi katarak ini paling sering terjadi pada orang yang menderita penyakit diabetes dan kebiasaan konsumsi obat steroid yang tinggi. Penyakit ini juga paling sering terjadi pada orang lanjut usia.
  • Katarak nuklir: adalah jenis katarak yang bisa menyebabkan kerusakan pada bagian inti lensa mata. Jenis katarak ini juga banyak terjadi pada orang lanjut usia. Kebiasaan terkena radikal bebas saat masih muda akan membuat resiko penyakit ini semakin tinggi.
  • Katarak kortikal : ini adalah jenis katarak yang biasanya ditandai dengan kabut atau lapisan keruh dibagian lensa mata. Katarak ini akan mempengaruhi bagian korteks mata secara menyeluruh kemudian menyebar ke semua bagian. Jenis katarak ini bisa terjadi pada semua usia.

Gejala-Gejala Penyakit Katarak

Katarak umumnya menyerang kedua mata penderita dengan tingkat keparahan yang mungkin berbeda-beda dan tidak bersamaan. Penyakit ini dapat berkembang selama bertahun-tahun dan tanpa terasa oleh penderitanya. Katarak tidak menyebabkan rasa sakit atau iritasi. Penderita biasanya akan mengalami penglihatan yang samar-samar dan berkabut. Kemudian akan muncul bintik atau bercak saat penglihatannya kurang jelas. Kondisi ini juga dapat memengaruhi pandangan Anda dengan cara-cara seperti:

  • Mata yang sensitif ketika terkena cahaya menyilaukan.
  • Sulit melihat saat cahaya remang-remang (terutama pada malam hari) atau sangat terang.
  • Semua menjadi terlihat ganda.
  • Semua terlihat seperti memiliki semburat kuning atau cokelat.
  • Ukuran lensa kacamata yang sering berubah.
  • Di sekeliling cahaya terang (misalnya, lampu mobil atau lampu jalan) seperti ada lingkaran cahaya.
  • Warna yang terlihat memudar atau menjadi tidak jelas.

Konsultasikanlah dengan optisien (ahli lensa kacamata) jika terdapat perubahan mendadak pada penglihatan Anda. Optisien akan memeriksa mata dengan  oftalmoskop. Alat ini akan memperjelas tampilan mata dan mengeluarkan cahaya terang sehingga optisien dapat melihat bagian dalam mata, termasuk kondisi lensa mata Anda. Jika terdapat katarak, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis mata yang dapat memberikan diagnosis dan merencanakan proses pengobatan Anda.

Penyebab Penyakit Katarak

Penyebab Penyakit katarak belum diketahui secara pasti. Seiring bertambahnya usia, protein yang membentuk lensa mata akan berubah, termasuk kandungan airnya. Inilah yang memungkinkan lensa mata yang tadinya bening, berubah menjadi keruh.

Hingga saat ini, alasan di balik proses penuaan yang dapat berujung pada perubahan protein di lensa mata belum diketahui. Meski demikian, ada beberapa faktor lain yang akan mempertinggi risiko Anda terkena katarak. Di antaranya adalah:

  • Mata yang terpajan sinar matahari untuk waktu yang lama.
  • Penyakit-penyakit tertentu, misalnya diabetes atau peradangan pada bagian tengah mata (uveitis) jangka panjang.
  • Konsumsi obat kortikosteroid berdosis tinggi untuk waktu lama.
  • Pernah menjalani operasi mata.
  • Pernah mengalami cedera pada mata.
  • Memiliki riwayat katarak dalam keluarga.
  • Pola makan yang tidak sehat dan kekurangan vitamin.
  • Konsumsi minuman keras dalam jumlah banyak secara rutin.
  • Riwayat keluarga, penyakit turunan

Cara Mengobati Penyakit Katarak Pada Manula

Kacamata dan lampu yang lebih terang mungkin bisa membantu katarak yang ringan. Meski demikian, katarak akan berkembang seiring waktu dan akhirnya penderita akan membutuhkan operasi.

Satu-satunya langkah pengobatan yang terbukti paling efektif adalah operasi. Efek penyembuhan dari operasi akan sangat signifikan, terutama bagi penderita dengan kondisi katarak yang sudah menghambat kegiatan sehari-hari.

Dalam operasi katarak, lensa yang keruh akan diangkat dan digantikan dengan lensa plastik bening. Operasi tersebut biasanya dilakukan dengan pembiusan lokal agar mata Anda menjadi mati rasa.

Usai operasi, dokter umumnya akan menganjurkan penggunaan dua jenis obat tetes mata. Obat tetes yang mengandung antibiotik untuk mencegah infeksi dan yang mengandung steroid guna mengurangi pembengkakan.

Di samping penggunaan obat tetes mata, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari selama masa pemulihan. Hal ini dilakukan guna mencegah infeksi maupun komplikasi. Aktivitas-aktivitas yang harus dijauhi tersebut meliputi menggosok mata, berenang, aktivitas fisik yang berat (seperti menggendong anak atau menggeser perabotan), serta menggunakan kosmetik pada mata (misalnya, eyeliner atau eyeshadow). Anda juga perlu berhati-hati menjaga kebersihan mata saat berada di tempat yang berangin dan berdebu serta saat keramas.

Meski pemulihan dari operasi akan membutuhkan beberapa waktu (dari beberapa hari hingga minggu), hampir semua orang yang menjalaninya akan merasakan peningkatan pada penglihatan mereka. Penderita biasanya bisa kembali melakukan rutinitas secara normal dalam waktu dua minggu setelah operasi.

Pemakaian kacamata juga mungkin akan diperlukan untuk membantu penglihatan jauh atau dekat. Sama halnya jika Anda telah berkacamata, ukuran lensa bisa berubah. Disarankan untuk menunggu pemulihan sampai selesai sebelum membuat kacamata baru.

Jika Penyakit Katarak sudah semakin parah maka cara mengobati penyakit katarak antara lain dengan :

  1. Operasi Katarak

Ketika katarak sudah menjadi sangat parah dan terus memburuk dari waktu ke waktu maka tindakan operasi katarak harus dilakukan. Tindakan operasi akan dilakukan oleh dokter spesialis mata . Operasi katarak biasanya bisa mengembalikan penglihatan hingga benar-benar pulih. Operasi dilakukan untuk menghilangkan lapisan kabut pada bagian lensa mata. Selama prosedur operasi bius akan diberikan sehingga pasien bisa merasa nyaman dan tidak akan terasa sakit sama sekali. Prosedur ini juga hanya memerlukan rawat jalan sehingga pasien tidak perlu menginap di rumah sakit. Tindakan operasi katarak juga sering dilakukan dalam kegiatan massal dan tanpa biaya.

 

  1. Menggunakan kacamata

Pada awal gejala katarak biasanya dokter akan menyarankan untuk menggunakan kacamata. Kacamata sangat berguna untuk katarak pada tahap awal karena membantu lensa mata bekerja lebih baik.

 

Makanan dan Minuman Yang Dapat Mengobati Penyakit Katarak

  1. Makan bawang putih setiap hari

Mengkonsumsi bawang putih setiap hari bisa menjadi langkah yang bisa dilakukan oleh semua orang. Namun pengobatan ini tidak bisa bekerja jika katarak sudah menjadi sangat parah. Bawang putih mengandung sulfur dan glukosinates yang bisa menjadi bahan antioksidan dan melawan radikal bebas. Radikal bebas sering menyerang bagian makula dan lensa mata yang menyebabkan katarak. Radikal bebas ini bisa disebabkan karena makanan yang mengandung bahan pengawet, sinar matahari atau sinar komputer dan gadget. Bawang putih bisa membersihkan lensa mata dari kabut yang menyebabkan katarak. untuk pengobatan Anda bisa makan dua atau tiga siung per hari. Jika tidak suka maka cukup menambahkan bawang putih dalam masakan.

  1. Makan sayur bayam

Bayam adalah sayuran hijau yang sangat penuh dengan manfaat terutama untuk menjaga kesehatan mata. Bayam akan mengembalikan kesehatan makula mata dan menghapuskan bayangan yang sering menyebabkan katarak.

  1. Minum jus lemon dan minyak zaitun

Jus lemon termasuk jenis jus yang bisa membantu menjaga kesehatan mata. Jus lemon mengandung vitamin C dan vitamin A yang akan menjaga makula mata. Anda bisa minum segelas jus lemon setiap hari. Jika perlu tambahkan satu sendok teh minyak zaitun. Jus lemon dan minyak zaitun mengandung bahan antioksidan yang akan menjaga agar katarak tidak memburuk. Namun perawatan ini memang tidak bisa dilakukan jika katarak sudah parah dan harus dilakukan tindakan operasi bedah katarak.

  1. Minum segelas the hijau

Teh hijau bisa mengatasi berbagai keluhan dengan kesehatan mata. Teh hijau mengandung bahan yang penuh dengan sumber antioksidan. Katekin dan polifenol yang akan meningkatkan kesehatan mata. Teh hijau akan menghilangkan kabut yang bisa membantu mengatasi katarak. Karena itu bahan-bahan antioksidan ini penting untuk menyerang radikal bebas dalam mata yang menyebabkan katarak

  1. Minum jus wortel

Minum jus wortel atau memasukkan sayuran wortel dalam masakan, juga bisa membantu menjaga katarak agar tidak lebih buruk. Mengkonsumsi jusn wortel secara rutin juga sangat penting untuk menjaga agar mata menjadi lebih sehat. Wortel mengandung beberapa nutrisi seperti beta karoten, vitamin A dan vitamin C. Zat ini sangat penting untuk menjaga agar katarak menipis secara alami. Bahkan minum jus wortel bisa membantu agar tubuh Anda menjadi lebih sehat.

  1. Makan papaya

Buah pepaya juga penting untuk menjaga agar katarak tidak menjadi lebih buruk dan menjadi cara mengobati katarak secara alami. Pepaya bisa mencegah penumpukan protein dalam mata yang bisa menyebabkan katarak. Pepaya akan meningkatkan sistem metabolisme tubuh karena biasanya penderita katarak tidak bisa melakukan sintesa protein dengan baik.

 

  1. Makan kacang almond

Kacang almodn sangat penting untuk penderita katarak. kacang almond mengandung bahan vitamin E yang sangat baik untuk mencegah katarak agar tidak memburuk. Bahkan bahan antioksidan alami ini sangat penting untuk menjaga agar lapisan makula menjadi lebih sehat. Makan sekitar 50 gram kacang almond akan membantu mengurangi resiko katarak yang memburuk. Namun jika kondisi katarak terus memburuk maka tindakan operasi bisa dilakukan.

  1. Makan brokoli setiap hari

Mengkonsumsi brokoli juga sangat menyehatkan untuk mata. Brokoli mengandung beberapa zat yang penting untuk menghambat katarak dan menyembuhkan katarak secara alami. Beberapa nutrisi ini adalah seperti beta karoten, zeaxanthin, vitamin A, fosfor, vitamin C, vitamin E dan vitamin B. Berbagai nutrisi ini penting untuk mencegah kerusakan pada bagian makula. Bahkan zat ini penting untuk melindungi mata agar tidak terkena radiasi. Konsumsi brokoli yang sudah dimasak sebentar bisa menjaga nutrisi tersebut dan menjaga dari kerusakan.

  1. Minum cukup air mineral

Kebiasaan minum cukup air mineral juga sangat baik untuk mengobati katarak. Sekali lagi ini adalah perawatan yang sangat alami sehingga khasiatnya tidak akan langsung terasa. Minum yang cukup akan membuat aliran darah dalam tubuh menjadi lebih baik. Bahkan air membantu melarutkan semua racun dan bahan-bahan yang bisa menyebabkan kerusakan pada bagian mata. Bahkan air mineral bisa membuat nutrisi ke bagian lensa dan lapisan makula terpenuhi sehingga menghancurkan katarak.

2017-11-27T04:57:49+00:00